Selasa, 24 Juli 2012

SELAI BUAH

Travaga - HorizontalSmall
Bentar lagi Lebaran bunda ..(heheheh.... puasa juga baru jalan 5 hr), untuk bunda yang suka bikin kue kering sendiri, sesekali selainya dibuat sendiri seru juga lho !!! 
Yang pasti selain rasanya lebih mantap, dijamin harganya pasti lebih murah. Asalkan disimpan dengan baik dalam wadah kaca yang bersih dan steril, selai ini bisa tahan hingga 1 bulan lho bunda...
Gimana... menarik kan ?? 
Ayukk kita coba bunda............

SELAI DURIAN

Bahan :
* Santan 150 gr
* Daging durian 400 gr
* Gula Pasir 200 gr
* Kuning telur 2 butir
* Margarin 50 gr, lelehkan
* Pewarna makanan kuning secukupnya

Cara Membuat :
1. Campur daging durian, santan dan gula pasir. Aduk rata
2. Blender campuran tersebut hingga tercampur rata. Angkat
3. Campur hasil blenderan tadi, kuning telur dan pewarna makanan. Aduk rata, lalu tim selama 30 menit sambil sesekali diaduk rata. Angkat
4. Angkat adonan dari panci tim, tuang ke panci masak. Tambahkan margarin leleh, aduk rata dan masak diatas api kecil hingga mendidih dan kental. Angkat
5. Dinginkan.

SELAI APEL MINT

Bahan :
* Apel malang 1,5 kg
* Air 100 ml
* Gula pasir 225 gr
* Daun mint 50 gr
* Sitrun 1/4 sdt

Cara Membuat :
1. Kupas apel, buang bijinya, lalu potong kasar.
2. Blender apel, hingga lembut dan tercampur rata.
3. Masak jus apel diatas api kecil sambil diaduk rata. Masukkan gula pasir dan sitrun. Aduk hingga menghasilkan adonan yang kental
4. Tambahkan daun mint, aduk dan masak lagi hingga daun mint layu.
5. Angkat, sisihkan daun mint-nya
6. Dinginkan, masukkan dalam wadah kaca dan tutup rapat.

SELAI MANGGA

Bahan : 
* Daging mangga 750 gr, potong kasar
* Daging pepaya mengkal 200 gr, kupas
* Air 100 ml
* Gula Pasir 200 gr

Cara Membuat :
1. Blender buah mangga hingga lembut dan tercampur rata. Angkat
2. Cuci daging buah pepaya, lalu serut kasar. Sisihkan
3. Campur jus mangga, pepaya serut, gula dan air. Masak di atas api kecil hingga mendidih dan mengental. Angkat, dinginkan.
4. Gunakan untuk olesan roti atau pancake


Source : Dapur Nyata
             I - Oktober 2010

0 komentar: