Rabu, 07 Juli 2010

KERUPUK PULI

Travaga - HorizontalSmall
Karak atau kerupuk nasi adalah kerupuk yang sudah banyak dikenal di daerah Jawa tengah, Jawa timur dan masyarakat kota pada umumnya. Di daerah Jawa Timur kerupuk ini biasa dikenal dengan sebutan kerupuk Puli, sedangkan di Jawa Tengah dengan sebutan kerupuk karak. Karak dibuat dari nasi dengan penambahan bleng atau cethithet secukupnya. Bleng atau cethitet dapat berupa larutan yang dijual dalam botol atau dalam bentuk padat, seperti garam dapur tetapi berwarna kuning.

Berhasil atau tidaknya dalam pembuatan kerupuk ini, tergantung dari jenis bahan yang dipergunakan serta keadaan cuaca. Beras dengan kualitas yang baik, akan menghasilkan kerupuk yang apabila digoreng akan lebih mudah mengembang. Kerupuk ini dapat dijual dalam bentuk mentah ataupun sudah digoreng. Penggorengan dapat langsung dalam minyak panas, tetapi terlebih dahulu kerupuk  harus dijemur sekitar 15 menit , baru kemudian digoreng. Penggorengan sampai kerupuk kuning atau kecoklatan.

PROSES PEMBUATAN KERUPUK PULI

Bahan-bahan yang dibutuhkan :
1. Beras
2. Garam
3. Cethithet
4. Air

Cara Pembuatan :
1. Beras dibersihkan, kemudian dikukus dalam dandang sampai setengah masak.
2. Buat campuran larutan yang terdiri dari air, bleng (cethithet) dan garam.
3. Panskan larutan tadi sampai mendidih, setelah mendidih kemudian masukkan beras setengah masak tadi kedalamnya. Rebus sampai beras agak masak.
4. Kemudian dikukus kembali, sampai beras matang dan menjadi nasi.
5. Setelah masak kemudian angkat. Nasi yang masih pans tersebut, kemudian ditumbuk dengan alat penumbuk (alu) sampai halus, tetapi masih kelihatan nasinya.
6. Cetak dalam cetakan kayu yang berbentuk empat persegi panjang, dan ratakan bagian atasnya.
7. Biarkan asil cetakan tersebut beberapa saat, sampai adonan tersebut menjadi dingin dan mengeras, tetapi masih dapat diiris dengan leluasa.
8. Setelah mengeras, iris dengan ukuran sesuai selera pembeli dan jemur di bawah sinar matahari sampai kering.


saduran dari Paket Industri Pangan untuk Pedesaan, IPB

3 komentar:

inginsukses mengatakan...

sekarang bleng(cethitet)ato formalin sudah dilarang,bisakah diganti dg yang lain spt tepung kanji ato yang lain?

Damar mengatakan...

Terima kash sudah mampir, sebagai bahan pengganti bleng yang aman adalah Sodium Tripoli Phosfat (STPP).

Ternak Ayam Kampung mengatakan...

meski dilarang, ternyata di pasar tradisional di pedesaan, masih mudah dijumpai. Apakah bleng juga mengandung formalin? baru tahu saya, salam kenal